FORMALISASI INKLUSIF PERTAMBANGAN RAKYAT NUSANTARA: EVALUASI KEBIJAKAN DAN STRATEGI PENGUATAN BERBASIS BUKTI

Main Article Content

Adhi Surya
Sulastini
Anovan Ashari

Abstract

Pertambangan rakyat di Indonesia memegang peranan krusial secara sosial dan ekonomi dengan menyerap lebih dari 2,1 juta tenaga kerja di berbagai daerah. Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa sekitar 89% dari total penambang tersebut masih beroperasi secara informal tanpa memiliki Izin Pertambangan Rakyat (IPR). Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi secara mendalam implementasi kebijakan IPR dan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) eksisting, serta merumuskan strategi penguatan pengelolaan tambang rakyat yang inklusif berbasis pada prinsip Good Mining Governance dan Sustainable Livelihood Framework. Penelitian ini menerapkan pendekatan metode campuran. Data primer diperoleh melalui Focus Group Discussion di lima provinsi, yaitu Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara, Jawa Timur, dan Jambi, dengan melibatkan 127 informan pemangku kepentingan. Data sekunder didapatkan dari tinjauan 23 artikel bereputasi periode 2018-2025. Hasil evaluasi mengidentifikasi empat hambatan utama berupa proses penetapan WPR yang sentralistik dan memakan waktu lebih dari dua tahun, batasan luas IPR 10 hektare yang tidak mencapai skala keekonomian, kewajiban jaminan reklamasi Rp 100 juta per hektare yang dinilai tidak terjangkau, serta maraknya konflik tumpang tindih lahan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

FORMALISASI INKLUSIF PERTAMBANGAN RAKYAT NUSANTARA: EVALUASI KEBIJAKAN DAN STRATEGI PENGUATAN BERBASIS BUKTI. (2026). Jurnal Humaniora & Sosial Sains, 3(2), 146-153. https://humaniorasains.id/jhss/article/view/196

References

Arafat, Y., Izomiddin, I., & Bukhori, K. A. (2025). A Juridical Analysis of Regional Government Authority in the Fulfillment of the Right to Water in South Sumatra Province Based on Law Number 17 of 2019 on Water Resources. Jurnal Mediasas: Media Ilmu Syari'ah dan Ahwal Al-Syakhsiyyah, 8(4), 1029-1062. https://doi.org/10.58824/mediasas.v8i4.520

Asis, P. H., Lampasa, Y., & Ahmad, R. G. (2024). Dampak Kebijakan Pertambangan Terhadap Ketahanan Masyarakat Desa (Studi Kasus Desa Sanggula Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan). Journal Publicuho, 7(3), 1711-1725. https://doi.org/10.14710/politika.14.1.2023.1-17

Asis, P. H., Lampasa, Y., & Ahmad, R. G. (2024). Dampak Kebijakan Pertambangan Terhadap Ketahanan Masyarakat Desa (Studi Kasus Desa Sanggula Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan). Journal Publicuho, 7(3), 1711-1725. https://journalpublicuho.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/539

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). (2023). Peta jalan penghapusan merkuri di PESK 2030. Pemerintah Republik Indonesia.

Chambers, R., & Conway, G. (1992). Sustainable rural livelihoods: Practical concepts for the 21st century. Institute of Development Studies.

Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara KESDM. (2024). Statistik minerba 2023. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Faridi, F., Buwana, S. A. N., Rengganis, T. L., & Ramdhani, F. A. (2025). Rekonstruksi Kewenangan Pemerintah Daerah dalam Pengendalian Eksploitasi Tambang Rakyat: Analisis Yuridis Pasca Tragedi Bolaang Mongondow. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(4), 4015-4029. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i4.20361

Hilson, G., & Maconachie, R. (2020). Formalizing artisanal mining in sub-Saharan Africa. Resources Policy, 65, 101563.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). (2024). Status lingkungan hidup Indonesia 2023. Pemerintah Republik Indonesia.

Musriwan, M., Muchtar, A. D., Sarni, S., Idris, R., & Idrus, N. K. (2025). Sistem Pertambangan Koridor dalam Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus di Kampung Mayang Mangurai Kecamatan Teluk Bayur Kabupaten Berau): Mining Corridors from an Islamic Legal Perspective (Case Study in Mayang Mangurai Village, Teluk Bayur District, Berau Regency). BUSTANUL FUQAHA: Jurnal Bidang Hukum Islam, 6(2), 451-463. https://doi.org/10.36701/bustanul.v6i2.2721

Republic of Ghana. (2015). Minerals and mining policy of Ghana. Government of Ghana.

Suriadi, L. M., Denya, N. P., Shabrina, Q. A., Yuliana, R., Agustina, G., Kuspraningrum, E., & Asufie, K. N. (2024). Perlindungan sumber daya genetik ekosistem mangrove untuk konservasi lingkungan dan keseimbangan ekosistem. Jurnal Analisis Hukum, 7(2), 234-253. https://doi.org/10.38043/jah.v7i2.5206

Tarigan, V., Purba, D. S., & Martina, S. (2022). Pengaruh Ukuran Perusahaan, Likuiditas dan Profitabilitas terhadap Kebijakan Hutang pada Perusahaan Pertambangan. Owner: Riset dan Jurnal Akuntansi, 6(4), 4291-4300. https://doi.org/10.33395/owner.v6i4.1199

Tim Peneliti. (2026). Hasil Focus Group Discussion penelitian di 5 provinsi, Agustus 2026 [Data mentah tidak dipublikasikan].

United Nations Environment Programme (UNEP). (2023). Global mercury assessment 2023.