MARSIADAPARI SEBAGAI PRAKTIK SOLIDARITAS DAN GOTONG ROYONG MASYARAKAT BATAK TOBA DI TENGAH TANTANGAN ZAMAN

Penulis

  • Albertus Agung Dwi Kristiyanto Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana Malang Penulis

Kata Kunci:

Batak Toba, Gotong Royong, Intersubjektif, Marsiadapari, Solidaritas

Abstrak

Fokus penelitian ini ialah, menganalisis relevansi tradisi Marsiadapari sebagai kearifan lokal Batak Toba dalam konteks tantangan zaman modern.  Tradisi ini dapat diintegrasikan dengan budaya baru yang berbasis teknologi. Dengan menggunakan pendekatan metafisika intersubjektif Armada Riyanto, marsiadapari dipahami sebagai praktik relasional yang menegaskan kesetaraan, tanggung jawab, dan solidaritas antarmanusia. Tradisi marsiadapari tidak lagi terbatas pada konteks agraris, tetapi mengalami perubahan menjadi bentuk-bentuk baru seperti solidaritas sosial, kerja sama ekonomi, komunitas perantau, hingga kolaborasi digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah, studi pustaka dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini telah memperoleh hasil bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi marsiadapari tetap relevan dalam menghadapi tantangan individualisme modern, terutama ketika teknologi cenderung menciptakan isolasi sosial. Integrasi marsiadapari dengan budaya digital membuka ruang baru bagi relasi yang lebih luas dan inklusif, sekaligus mempertahankan identitas komunal masyarakat Batak Toba.

Referensi

Adon, M. J., Asman, A., & Masut, V. R. (2022). Konsep Filosofis Budaya Peler Manggarai Dalam Terang Filsafat Dialogis Martin Buber Philosophical Concepts Of Peler Manggarai’s Culture In The Light Of Martin Buber's Dialogical Philosophy. Jurnal Penelitian Sejarah dan Budaya Vol, 8(2). 197-223. https://doi.org/10.52075/br.v2i2.260

Aricindy, A., & Wijaya, A. (2023). Local wisdom for mutual Cooperation in Indonesia: An etnographic investigation on value of Marsiadapari tradition, Sianjur Mula-Mula Sub-District, Samosir Regency, North Sumatera Province. Kasetsart Journal of Social Sciences, 44(2), 555-564. https://doi.org/10.34044/j.kjss.2023.44.2.26

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (1984). Sistem Gotong-Royong dalam Masyarakat Pedesaaan Daerah Sumatera Utara. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. https://repositori.kemdikbud.go.id/7684/1/SISTEM%20GOTONG%20ROYONG%20DALAM%20MASYARAKAT%20PEDESAAN%20DAERAH%20SUMATERA%20UTARA.pdf

Ginting, E. (2023). Aku Kap Kam, Kam Kap Aku” Kesadaran Kontingensi Richard Rorty dan Relevansinya dalam Budaya Solidaritas “Aron. Studia Philosophica et Theologica, 23(2), 255-276. https://doi.org/10.35312/spet.v23i2.566

Harari, Y. N. (2018). Homo Deus: Masa depan umat manusia. Pustaka Alvabet.

Harianja, E., Simbolon, R., Firmando, H. B., Sitorus, M. H., & Nadeak, T. R. (2024). Eksistensi Marsiadapari dan Relevansinya dengan Teori Solidaritas di Desa Batumanumpak Kecamatan Pangaribuan Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2023. SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS, 2(2), 01-24. https://doi.org/10.62383/sosial.v2i2.93

Lestari, R. N., & Achdiani, Y. (2024). Pengaruh Globalisasi Terhadap Gaya Hidup Individualisme Masyarakat Modern. Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 14(2), 117-128. https://doi.org/10.17509/sosietas.v14i2.70149

Limbong, S., Suprabowo, G. Y. A., & Panjaitan, D. R. (2025). Danau Toba Sebagai Ruang Moderasi Beragama dan Teologi Pariwisata dalam Perspektif Hermeneutika Biblika. Jurnal Penelitian Agama Hindu, 9(3), 120-132. https://doi.org/10.37329/jpah.v9i3.4258

Lintang, F. L. F., & Najicha, F. U. (2022). Nilai-nilai Sila Persatuan Indonesia dalam Keberagaman Kebudayaan Indonesia. Jurnal Global Citizen: Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan, 11(1), 79-85. https://doi.org/10.33061/jgz.v11i1.7469

Lubis, F. A., & Rosdiana, R. (2025). Upaya Tokoh Adat dalam Melestarikan Tradisi Marsialapari di Desa Kayulaut Kecamatan Panyabungan Selatan Kabupaten Mandailing Natal. In Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series 8(2), 185-192. https://doi.org/10.20961/shes.v8i2.102838

Ma’arif, A. I., & Nursikin, M. (2024). Pendidikan Nilai di Era Digital: Tantangan dan Peluang. Afeksi: Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 5(2), 326-335. https://doi.org/10.59698/afeksi.v5i2.254

Mahdayeni, M., Alhaddad, M. R., & Saleh, A. S. (2019). Manusia dan Kebudayaan (Manusia dan Sejarah Kebudayaan, Manusia falam Keanekaragaman Budaya dan Peradaban, Manusia Dan Sumber Penghidupan). Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 7(2), 154-165. https://doi.org/10.30603/tjmpi.v7i2.1125

Muhajir, A. (2024). Marsialap ari sebagai tradisi gotong royong dan dinamika solidaritas sosial dalam masyarakat agraris Angkola-Mandailing. Mukadimah: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-Ilmu Sosial, 8(1), 267-275. https://doi.org/10.30743/mkd.v8i1.8901

Oktavia, N. (2023). Tradisi Marsiadapari Masyarakat Batak Toba dalam Perspektif Teori Solidaritas Emile Durkheim. Jurnal Diakonia, 3(1), 35-46. https://doi.org/10.55199/jd.v3i1.71

Pinayungan, S. C. B., Lastri, L., Telaumbanua, S. T., Lumbantoruan, V. M., Gultom, C. U., & Sihombing, R. S. (2025). Pengembangan Ekonomi Lokal di Desa Raut Bosi: Peran Sektor Pertanian dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat. SEWAGATI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 4(3), 130-138. https://doi.org/10.56910/sewagati.v4i3.3085

Pitang, S. P., Riyanto, F. E. A., & Adon, M. J. (2024). Metafisika Eksistensial menurut Martin Heidegger: Model Manusia Altruistik di Tengah Nihilisme Kehidupan Bermasyarakat Indonesia: Existential Metaphysics according to Martin Heidegger: Altruistic Human Model amidst the Nihilism of Indonesian Social Life. Jurnal Filsafat Indonesia, 7(2), 327-338. https://doi.org/10.23887/jfi.v7i2.71030

Pujiono, M., & Barus, M. B. (2022). Improving Work Quality Through Explanation of Community Work Culture Values In Humbahas Food Estate. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 551-558. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v6i2.9663

Rahmawati, I., Aida, W., Betria, I., & Rosmawati. (2025). Nilai-nilai tradisi marsialapari masyarakat Mandailing di Desa Bangun Purba Timur Jaya Kecamatan Bangun Purba Kabupaten Rokan Hulu. Jurnal Budaya Nusantara, 7(2). 129-135. https://doi.org/10.36456/JBN.vol7.no2.9742

Riyanto, A. (2011). Berfilsafat Politik. Penerbit Kanisius.

Riyanto, A. (2013). Menjadi Mencintai: Berfilsafat Teologis Sehari-Hari. Penerbit Kanisius.

Riyanto, A. (2018). Relasionalitas (Filsafat fondasi interpretasi: Aku liyan teks fenomen). PT Kanisius.

Riyanto, A. (2025). Dekolonisasi: Filsafat Metodologis Kesadaran Tentang Liyan, Kekuasaan, Dan Societas “Kita”. PT Kanisius.

Riyanto, A., Ohoitimur, J., Mulyatno, C. B., & Madung, O. G. (2015). Kearifan Lokal Pancasila: Butir-Butir Filsafat Keindonesiaan. Penerbit Kanisius.

Setiono, B. A. (2019). Peningkatan Daya Saing Sumber Daya Manusia dalam Menghadapi Revolusi Industri 4.0. Jurnal Aplikasi Pelayaran dan Kepelabuhanan, 9(2), 179-185. https://doi.org/10.30649/japk.v9i2.36

Siahaan, M., Rahajeng, L., Rantung, D., & Ibrahim, N. (2022). Peran Marsiadapari dan Gugur Gunung Sebagai Landasan Dalam Teknologi Pendidikan Agama Kristen di Sekolah. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 8(3), https://doi.org/1026-1037. 10.31949/educatio.v8i3.2730

Sihombing, F. T., Gultom, L. H., Rumapea, L., Mahulae, T. S. L., Manurung, Y. T. C., & Rachman, F. (2025). Kewarganegaraan di Masyarakat Jaringan: Dampak Interaksi Online Terhadap Solidaritas dan Kohesi Sosial. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 9(1), 235-244. https://doi.org/10.31571/jpkn.v9i1.8102

Sihombing, S., & Siregar, G. M. (2022). Teologi Marsiadapari: Sebuah Konstruksi Teologi Lokal Dalam Perspektif Robert J. Schreiter Atas Hermeneutika Galatia 6: 2. KAMASEAN: Jurnal Teologi Kristen, 3(1), 1-17. https://doi.org/10.34307/kamasean.v3i1.106

Sobon, K. (2018). Konsep tanggung jawab dalam filsafat Emmanuel Levinas. Jurnal Filsafat, 28(1), 47-73. https://doi.org/10.22146/jf.3128

Umarhadi, Y., Susilawati, M. D., Tarwiyani, T., & Retnosari, P. (2019). Antropologi Metafisika & Isu-Isu Kekinian (A. F. Gultom, Ed.). Lintas Nalar.

Diterbitkan

2026-01-03

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

MARSIADAPARI SEBAGAI PRAKTIK SOLIDARITAS DAN GOTONG ROYONG MASYARAKAT BATAK TOBA DI TENGAH TANTANGAN ZAMAN. (2026). Jurnal Humaniora Dan Sosial Sains, 2(3), 254-261. https://humaniorasains.id/jhss/article/view/171