Perbandingan Kritik terhadap Dominasi Maskulin dalam Madame Bovary (1856) dan Gemma Bovery (1999)

Penulis

  • Aqeela Hamarthya Czecheska Humayra Universitas Indonesia Penulis
  • Diah Kartini Lasman Universitas Indonesia Penulis

Kata Kunci:

Masculine Dominance, Transmediality, Social Construction, Patriarchal Discourse, Objectification of Women

Abstrak

Penelitian ini menelaah bagaimana konstruksi sosial memengaruhi representasi otonomi perempuan melalui peralihan medium dan konteks waktu. Fokus utamanya adalah membandingkan mekanisme dominasi maskulin dalam novel klasik Madame Bovary (1856) karya Gustave Flaubert dengan adaptasi novel grafis Gemma Bovery (1999) karya Posy Simmonds. Menggunakan teori adaptasi Hutcheon (2013) dan feminisme eksistensial de Beauvoir (1949), serta diperkaya dengan analisis struktur dramatik Freytag (1900) sebagai kerangka utama, penelitian ini beranjak dari asumsi bahwa alih wahana dari teks ke visual berimplikasi signifikan pada perubahan strategi naratif dan alur. Penelitian ini menyoroti perbedaan wujud dominasi maskulin dalam kedua karya tersebut. Pada novel Madame Bovary, dominasi maskulin hadir dalam bentuk tekanan struktural dan norma sosial abad ke-19. Emma dihadapkan pada keterbatasan ruang gerak karena sistem hukum dan ekonomi saat itu sepenuhnya berpusat pada laki-laki. Akibatnya, setiap upaya Emma untuk mencari kebebasan pribadi selalu berselisih dengan realitas masyarakat yang tidak memberikan akses setara bagi perempuan. Sementara itu, dalam adaptasi Gemma Bovery, bentuk dominasi ini mengalami perubahan. Melalui format novel grafis, tokoh Gemma ditempatkan di bawah pengamatan konstan tokoh laki-laki yang juga bertindak sebagai narator. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun konteks zaman telah berubah, posisi perempuan masih rentan terhadap objektivikasi oleh laki-laki. Kematian kedua tokoh utama ini pada akhirnya menegaskan benang merah yang sama. Baik Emma maupun Gemma sama-sama menjadi produk dari lingkungan yang memprioritaskan ekspektasi dan ego laki-laki di atas keselamatan dan kebebasan perempuan.

Referensi

Baetens, J. (2018). Stories and storytelling in the era of graphic narrative. Dalam I. Christie & A. van den Oever (Eds.), Stories (hlm. 27–44). Amsterdam University Press. https://doi.org/10.2307/j.ctv5rf6vf.6

Berlatsky, E. L. (2015). Does that change anything? (Post) feminist implications of Gemma Bovery. Dalam S. E. Tabachnick & E. B. Saltzman (Eds.), Drawn from the classics: Essays on graphic adaptations of literary works (hlm. 127–146). McFarland.

Burgess, A. (2024). Novel. Dalam Britannica. https://www.britannica.com/art/novel

Campbell, E. (2007). What is a graphic novel? World Literature Today, 81(2), 13–15. [suspicious link removed]

Canevaro, L. (2011). A woman of consequence: Pandora in Hesiod's Works and Days. The Cambridge Classical Journal, 57, 9–28. https://doi.org/10.1017/S175027051100002X

De Beauvoir, S. (1949). Le deuxième sexe. Tome II: L'expérience vécue. Gallimard.

De Beauvoir, S. (1966). Les belles images. Gallimard.

Elleström, L. (2019). Transmedial narration: Narratives and stories in different media. Palgrave Macmillan. https://doi.org/10.1007/978-3-030-01294-6

Freytag, G. (1900). Freytag's technique of the drama: An exposition of dramatic composition and art (E. J. MacEwan, Penerj.). Scott, Foresman.

Ghaderi, A., & Ghaderi, A. (2021). “Bovarique” bodies from 19th century France to 20st century London. Tête à Tête: Journal of Francophone Studies, 1(1), Artikel 4. https://repository.lsu.edu/tete_a_tete/vol1/iss1/4

Hussain, H. M. (2022). Feminism and social constructivism in Gustave Flaubert’s Madame Bovary. International Journal of English and Studies (IJOES), 4(2), 45–47. https://www.ijoes.in/papers/v4i2/9.IJOES-Habeeb(45-47).pdf

Hutcheon, L., & O’Flynn, S. (2013). A theory of adaptation (Edisi ke-2). Routledge.

Kelly, D. (2008). Reconstructing woman: From fiction to reality in the nineteenth-century novel. Penn State University Press.

Mahi, Y. N., & Meskine, M. Y. (2022). Le jeu onomastique dans le roman graphique Gemma Bovery de Posy Simmonds [The onomastic game in the graphic novel Gemma Bovery by Posy Simmonds]. AL-TRAD: Journal of Translation and Interpretation, 6, 311–319. https://www.researchgate.net/publication/364088052

Restiyani, A., & Rusdiarti, S. R. (2023). Transformasi resistensi perempuan dalam novel Sitti Nurbaya karya Marah Rusli ke serial musikal Nurbaya [The women’s resistance transformation in the Sitti Nurbaya novel by Marah Rusli to the Nurbaya musical series]. Diglosia: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 6(2), 607–624. https://doi.org/10.30872/diglosia.v6i2.685

Sarkar, S. (2021). Tracing proto-feminism: Articulation of women voices in French Revolution. Dalam N. Nila & R. John (Eds.), Transnational feminism: New voices and new articulations (hlm. 68–75). Upanayan Publications.

Shiff, R. (1988). Art history and the nineteenth century: Realism and resistance. The Art Bulletin, 70(1), 25–48. https://doi.org/10.2307/3051152

Snyder-Hall, R. C. (2010). Third-wave feminism and the defense of “choice.” Perspectives on Politics, 8(1), 255–261. [suspicious link removed]

Thon, J.-N. (2016). Transmedial narratology and contemporary media culture. University of Nebraska Press.

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-26

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Perbandingan Kritik terhadap Dominasi Maskulin dalam Madame Bovary (1856) dan Gemma Bovery (1999). (2026). Jurnal Humaniora Dan Sosial Sains, 3(1), 25-33. https://humaniorasains.id/jhss/article/view/173

Artikel Serupa

1-10 dari 29

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.